Skip to main content

Sedikit Sentuhan dalam Editing Foto Digital

 ...


Secara komposisi, sebuah foto sering kali sudah terlihat bagus jika pengaturan saat memotret dilakukan dengan tepat. Namun, jika hasil akhirnya dirasa masih kurang sempurna, di situlah proses penyuntingan memegang peranan penting.

Perlu diingat bahwa menyunting foto bukan berarti mengubah total komposisi hingga terlihat berlebihan seperti penggunaan efek yang menumpuk atau perubahan warna yang terlalu drastis. Prinsip utamanya tetap pada efisiensi: penyuntingan dilakukan hanya sebatas penyesuaian kebutuhan agar foto siap digunakan atau didistribusikan secara profesional.

Pengolahan gambar membutuhkan aplikasi editing foto seperti Adobe Photoshop, GIMP, Photo Editor di aplikasi mobile atau menggunakan PhotoPea secara Online. Berikut beberapa hal yang biasa dilakukan dalam proses penyuntingan gambar foto tanpa mengubah arti dan tujuan foto dibuat.

1. Cropping (Pemotongan Gambar)

Pemotongan gambar digunakan untuk menghilangkan bagian pada sekitar gambar yang tidak diinginkan sehingga menjadi tidak terlihat.

2. Meluruskan Horizon

Kadang hasil foto yang kita hasilkan sedikit miring, maka dari itu kita perlu merotasi dan meluruskan sesuai dengan garis Horizontal. Kemudian Sisanya dipotong (cropping).

3. Mengatur Gelap Terang

Ini digunakan untuk memperbaiki hasil gambar yang pencahayaannya kurang tepat seperti terlalu terang atau kurang terang. biasanya dalam photoshop menggunakan Level, Curva, Brightnest & Contrast dan Exposure.

4. Ketajaman Gambar (Sharpness)

foto yang kurang tajam warna dan garisnya dapat diolah menggunakan sharpness.

5. Mengubah Warna Menjadi Hitam Putih

bila menginginkan foto yang berwarna hitam putih, perlu dilakukan pengolahan warna untuk mengubah gambar berwarna menjadi hitam putih.

Beberapa poin di atas merupakan teknik dasar dalam mengedit foto tanpa memanipulasi total komposisi sebuah foto. Dalam menangkap sebuah momen kadang sedikit meleset dari yang diinginkan, untuk itu diperlukan sedikit sentuhan untuk mempercantik hasil jepretan.


...

Sumber :

Buku Cetak "Dasar-Dasar Desain Komunikasi Visual untuk SMK/MAK Kelas X Semester 2" Kemendikbud

Comments

Popular posts from this blog

Street Photography, Merekam Kehidupan Sehari-hari di Ruang Publik

  sumber: pexels / newman-photographs-234743505 1. Pengenalan Street Photography Street Photography, atau yang kita kenal sebagai Fotografi Jalanan , adalah seni merekam kehidupan apa adanya ( spontan, realistis, dan jujur) saat kita berkeliling di ruang publik. Sederhananya, ini seperti jalan-jalan sambil berburu momen tak terduga dengan kamera. Nah, agar hasil jepretan di jalanan itu benar-benar "wah" dan menakjubkan, apa saja sih yang wajib kita perhatikan? Berikut adalah poin-poin pentingnya: Momen Spontan: Merekam kejadian yang tidak diatur, tidak diarahkan, dan tidak direncanakan ( candid ). Lokasi Publik: Dilakukan di tempat umum seperti jalanan, taman, pasar, atau transportasi publik. Objek Utama Manusia: Sering berfokus pada interaksi, emosi, dan dinamika kehidupan manusia dalam konteks perkotaan atau lingkungan publik. Bercerita ( Storytelling ): Bertujuan mendokumentasikan dan menyampaikan kisah atau realitas kehidupan sosial yang terjadi. 2. Elemen Kunci dalam...

Teknik dalam Fotografi

 ... Teknik dalam Fotografi adalah metode, cara, atau serangkaian langkah yang dilakukan seorang fotografer untuk mengatur kamera, lensa, pencahayaan, dan komposisi guna mencapai hasil visual yang diinginkan atau efek estetika tertentu pada sebuah foto. Secara sederhana, teknik adalah "Bagaimana cara mengambil foto" agar terlihat seperti yang dibayangkan, bukan hanya sekadar menekan tombol shutter.

Unsur dan Prinsip Desain dalam DKV

  ... Unsur-Unsur Desain  Merupakan komponen dasar yang digunakan untuk membuat Komposisi visual. Bisa juga diartikan sebagai bahan material Desain. Unsur-unsur dalam Desain Komunikasi Visual diantaranya adalah Titik, Garis, Bentuk, Warna, Tekstur, Ruang dan Tipografi. Berikut ini adalah penjelasannya: 1. Titik Bentuk kecil yang tidak mempunyai Dimensi. Umumnya titik berbentuk bundaran sederhana, mampat, tidak bersudut dan tanpa arah. 2. Garis Elemen visual yang memanjang dan memiliki satu Dimensi Garis dapat digunakan untuk menciptakan bentuk, Menunjukan arah dan memberikan tekstur. 3. Bentuk Elemen visual yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi. Bentuk terbagi menjadi dua jenis: - Bentuk geometris (seperti segitiga, lingkaran, persegi),  - Bentuk organik (seperti daun, bunga, manusia), atau abstrak 4. Tekstur Elemen visual yang menunjukkan permukaan suatu benda. Tekstur dapat berupa halus, kasar, licin, atau bergelombang. Tekstur dapat digunakan untuk menamba...