Platform Digital untuk Monetisasi Karya DKV

 Read-only image view

 

A. Apa Itu Monetisasi Karya DKV?
Monetisasi adalah proses mengubah karya, keterampilan, atau kreativitas menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan pendapatan.
Bagi seorang desainer grafis, internet memberikan banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan dari kemampuan desain tanpa harus bekerja di sebuah perusahaan secara langsung.
Contohnya:
Seorang siswa memiliki kemampuan membuat desain poster. Ia dapat menawarkan jasa pembuatan poster melalui platform freelance dan mendapatkan bayaran dari klien.

 

B. Platform Digital untuk Monetisasi Karya DKV

Ada berbagai platform di internet yang dapat digunakan desainer untuk menawarkan karya maupun jasa.

1. Freepik

Freepik merupakan platform yang menyediakan berbagai aset desain seperti:

  • Template
  • Vector
  • PSD
  • Foto
  • Ilustrasi
  • Icon
  • Mockup
sumber: shopify.com
 

Desainer dapat membuat dan mengunggah aset digital yang kemudian digunakan oleh pengguna lain sesuai dengan ketentuan lisensi platform.

Contoh karya:

Seorang desainer membuat:

"50 Template Instagram untuk UMKM"

Template tersebut dapat menjadi aset digital yang memiliki nilai ekonomi.


2. Shutterstock

Shutterstock merupakan platform penyedia berbagai konten digital, seperti:

  • Foto
  • Ilustrasi
  • Vector
  • Video
  • Musik

Desainer atau fotografer dapat mengunggah karya mereka dan memperoleh penghasilan berdasarkan ketentuan yang berlaku ketika karya digunakan atau dilisensikan.

 

3. Fiverr

Fiverr merupakan marketplace jasa freelance.

Berbeda dengan platform stock seperti Freepik atau Shutterstock, Fiverr lebih berfokus pada menjual jasa.

Contoh jasa:

"Saya akan membuat desain logo profesional untuk bisnis Anda."

 

4. Upwork

Upwork juga merupakan platform freelance yang mempertemukan pekerja profesional dengan klien.

Di Upwork, freelancer dapat mencari proyek yang sesuai dengan keahliannya dan mengajukan proposal kepada klien.

 

 

Contoh proyek:

"Membutuhkan desainer untuk membuat 10 desain posting Instagram."

Desainer kemudian dapat:

  1. Membaca brief.

  2. Melihat kebutuhan klien.

  3. Mengirim proposal.

  4. Menampilkan portofolio.

  5. Berdiskusi mengenai harga dan waktu pengerjaan.

  6. Mengerjakan proyek.

  7. Menyerahkan hasil kepada klien.


Demikian penjelasan mengenai platform digital yang dapat digunakan untuk monetisasi karya. Selanjutnya dalam artikel lainnya akan dibahas mengenai cara pembuatan portofolio digital seorang desainer untuk menampung kumpulan karya yang dibuat. 

Komentar

Postingan Populer